Mengenal Sosok Dokter Mesty Ariotedjo, Dirikan WeCare untuk Pasien Daerah Terpencil
| Foto: Instagram/@mestyariotedjo |
Masih merefleksikan Hari Dokter Nasional yang jatuh pada
24 Oktober 2021 kemarin, tentulah masyarakat Indonesia akan selalu teringat
dengan jasa dan semangat para tenaga kesehatan, termasuk peran dokter dalam penanganan
Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hamper dua tahun.
Mulai dari memberikan informasi termutakhir hingga terus
memantau dan mengobati kondisi masyarakat yang terpapar virus corona, tak
jarang dari mereka juga menjadi pasien dan memiliki waktu sedikit untuk
keluarga karena memprioritaskan pasien. Oleh sebab itu, di Hari Dokter
Nasional, pembaca perlu mengenal sosok salah satu dokter yang tidak hanya mengobati
pasien tetapi mendirikan organisasi kemanusiaan WeCare.
Perempuan pemilik nama lengkap Dwi Lestari Pramesti
Ariotedjo atau kerap dikenal dengan Mesty Ariotedjo adalah seorang dokter,
model sekaligus pemain harpa Indonesia. Dia merupakan lulusan Fakultas
Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus alumni SMAN 8 Jakarta. Ibu dua anak mulai
aktif di dunia hiburan sejak 2010 dengan menjadi model iklan beberapa merek
ternama. Kariernya di bidang kedokteran serta hiburan bisa dibilang cukup
membuat banyak orang penasaran dengan fakta menarik dari Mesty lainnya.
Fakta menarik Mesty antara lain
pada tahun 2015 mendirikan organisasi
bernama WeCare.id yang juga merupakan sebuah situs yang dibangun khusus untuk
mengumpulkan dana bagi pasien di daerah terpencil. Karena aktivitas di
WeCare.id, pada tahun 2016 Mesty masuk dalam Forbes 30 Under 30 di Asia. Forbes
sangat tertarik dengan WeCare.id lantaran isa menjadi jembatan nasional
bahwa setiap individu berhak mendapat pelayanan kesehatan secara merata.
Jadi WeCare.id juga memperhitungkan biaya
transfer pasien ke pelayanan kesehatan rujukan, makanan, akomodasi, hingga
obat. WeCare.id juga memfasilitasi untuk orang Indonesia di daerah terpencil
yang tidak memiliki JKN untuk memproses kepemilikan JKN.
Mengutip dari
laman WeCare, diketahui jika WeCare.id adalah situs
website yang dibangun khusus untuk mengumpulkan dana bagi pasien-pasien yang
memiliki kemampuan finansial yang terbatas, tinggal di wilayah yang sulit
dijangkau, serta belum menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
(BPJS) atau yang kepesertaannya sudah tidak aktif. Mereka bekerja sama dengan
dokter-dokter di rumah sakit untuk menghubungkan para calon donatur dengan para
pasien sehingga mereka dapat memperoleh pengobatan dan fasilitas pendukung
lainnya yang menyeluruh.
Mereka percaya
bahwa setiap individu di Indonesia memiliki hak yang sama atas pelayanan
kesehatan yang diterima, sehingga mereka dapat berperan sebagai individu yang
prima dan produktif. Namun, pada kenyataannya, tidak semua penduduk Indonesia
memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang baik karena kemampuan
finansial yang terbatas, wilayah yang sulit dijangkau, serta tidak dimilikinya
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Untuk mendukung program JKN yang
diselenggarakan pemerintah, WeCare.id juga memfasilitasi individu yang masih
memiliki tunggakan iuran kepada BPJS
Lantas bagaimana
langkah masyarakat mengaksesnya. Simak penjelasan berikut ini:
Konfirmasi
Tim WeCare.Id akan melakukan validasi data pasien yang
diajukan untuk memastikan bahwa pasien memang memiliki kebutuhan medis yang
perlu dibantu dan tidak mampu.
Donasi
Proses penggalangan dana dimulai untuk memenuhi jumlah
donasi yang telah ditetapkan.
Distribusi Dana
Donasi akan disalurkan kepada pasien melalui rekan medis
dan memastikan bahwa donasi digunakan sesuai kebutuhan medis yang diperlukan
pasien. Selain itu juga dilakukan transparansi secara berkala untuk memastikan
donasi sampai pada yang membutuhkan.
Apa yang dilakukan Mesty bersama dengan WeCare telah
mencerminkan semangat dan praktik nilai Revolusi Mental dalam kehidupan
sejari-hari yakni meliputi integritas, gotong-royong dalam bingkai kemanusiaan,
dan kerja keras. Perhatian WeCare kepada
pasien-pasien yang membutuhkan bantuan dengan beragam latar belakang
permasalahan mereka telah mewujud nilai-nilai yang mengetuk hati nurani.
Penulis: Ecka Pramita
Komentar
Posting Komentar